Multaqomedia.com - Baru-baru ini viral video penghadangan mobil yang ditunggangi Wakil Presiden K.H Ma'aruf Amin oleh puluhan mahasiswa di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Wapres Ma'aruf Amin beserta mobil iring-iringan rombongan yang dikawal ketat berhasil di terobos puluhan mahasiswa tersebut.
Mobil mewah Jenis Toyota Alphard warna hitam bertuliskan INDONESIA di hiasi bendera merah putih itu sempat mengehentikan laju kendaraan lantaran mahasiswa mencoba merangsak masuk barisan petugas pengatur lalu lintas.
Baca Juga: Mbah Maimoen Berpesan Agar Kita Selalu Berbekal Ilmu, Ini 6 Pesan Mbah Moen tentang Pengetahuan
"Woy, woy hadang, terus hadang," teriak pada video yang beredar luas di media sosial, pada Rabu (07/09/2022).
Mobil yang dikawal Paspampres dan polisi Militer dibantu petugas keamanan dari TNI/Polri itu sempat kewalahan menjaga barisan mahasiswa tersebut.
Diduga aksi pengandangan tersebut spontan oleh mahasiswa lantaran aksi unjuk rasa tolak kenaikan BBM tak pernah didengar oleh pemerintah pusat.
Baca Juga: Apa sih Bedanya Wali Masyhur dan Wali Mastur? Yuk Kepoin!
Seperti pada berita sebelumnya, gabungan mahasiswa dan buruh se-Indonesia diwilayah mengadakan aksi unjuk rasa besar-besaran menolak kenaikan BBM.
Pasca Presiden, Joko Widodo menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi Pertalite dan Pertamax beberapa waktu lalu, sehingga mengundang banyak protes dari berbagai pihak.
Sebagai informasi, sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin bertolak ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (06/09/2022).
Agenda utama kunjungan kerja (kunker) Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin ke provinsi yang dikenal dengan “Bumi Sriwijaya” tersebut, untuk meresmikan pembukaan Sidang Pleno XIX Asosiasi Fakultas Bisnis dan Ekonomi (AFEBI) dan Halal Summit 2022.
Baca Juga: Kyai Marzuqi Mustamar Hadiri Lailatul Ijtima MWC NU Turen: Jaga Kemurnian Islam
Seperti yang dikutip dari laman resmi Setwapres.co.id Dalam kunker ini, Wapres menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737- 400 TNI AU yang akan lepas landas dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta, menuju Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumsel, pada pukul 13.00 WIB.