Imbauan Menteri Bahlil: Konsumsi BBM dan LPG Secukupnya, Jangan Panic Buying
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi meminta masyarakat untuk membatasi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG. Imbauan ini disampaikan menyusul potensi krisis energi global akibat eskalasi ketegangan di Timur Tengah, khususnya perang antara AS-Israel dengan Iran.
Dalam pernyataannya, Bahlil menegaskan agar masyarakat tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan yang dapat mengganggu stok nasional.
Pemerintah Optimalkan Produksi dan Cari Alternatif Impor
Bahlil mengungkapkan, pemerintah sedang mengoptimalkan produksi BBM dari kilang dalam negeri serta mencari sumber impor dari negara di luar Timur Tengah. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi gangguan di Selat Hormuz yang diblokade Iran.
"Kita masih bisa mendatangkan minyak mentah dari negara lain untuk mensubstitusi 20 persen porsi impor dari Timur Tengah," jelas Bahlil.
Meski demikian, dia mengakui bahwa cadangan minyak mentah nasional saat ini berada di kisaran 21 hingga 28 hari. Sistem pengisian ulang cadangan ini berjalan secara bergantian untuk menjaga ketersediaan.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri