Melihat kondisi tersebut, Sudaryono dan Nusron memutuskan keluar mobil untuk mengajak mahasiswa berdiskusi. Bahkan, Budiman menyebut keduanya langsung dikerumuni massa. "Tapi tidak terjadi diskusi, adanya penghakiman dan mereka diminta mengaku merasa bersalah. Tidak terjadi diskusi karena situasi juga tidak makin kondusif tapi malah makin tegang sehingga Pak Nusron dan Pak Daryono memutuskan tidak bisa diteruskan. Memang bukan diskusi yang terjadi," ujarnya.
Padahal, menurut Budiman, pemerintah telah membuka ruang diskusi dan perdebatan. Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin dikritik dan mendengarkan masukan. "Kami mau mendengarkan, bukan situasi chaotic dan bukan penggagalan. Jadi bagi kami ini tidak sesuai dengan apa yang menjadi target kami diundang untuk berdialog," tutupnya.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tidak Bisa Dihentikan, Ini Alasannya
Mahfud MD Minta Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis Diungkap Tuntas, Jangan Berhenti di Dadan Hindayana
Indonesia Gelap: Krisis Kepercayaan dan Ancaman Kebangkrutan Ekonomi
Elza Syarief Mundur dari Kuasa Hukum Sony Sanjaya karena Klien Tak Jujur dalam Kasus Korupsi MBG