AS Tuduh Iran Kembangkan Rudal Jarak Jauh yang Bisa Ancam Eropa dan Amerika
Amerika Serikat (AS) kembali melayangkan tuduhan terhadap Iran, kali ini terkait dengan pengembangan persenjataan rudal jarak jauh. Setelah sebelumnya fokus pada isu nuklir, Presiden AS Donald Trump kini menuduh Iran telah membuat rudal yang mampu mengancam wilayah Eropa dan bahkan daratan AS.
Dalam pidato kenegaraannya pada Selasa (24/2/2026), Trump menyatakan kekhawatirannya tanpa menyertakan bukti spesifik. Ia mengklaim bahwa Iran telah mengembangkan rudal yang dapat mengancam Eropa dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Lebih lanjut, Trump menyebut bahwa rudal tersebut bahkan berpotensi menjangkau wilayah Amerika Serikat, yang berjarak sekitar 11.000 kilometer dari Iran. "Mereka telah mengembangkan rudal yang dapat mengancam Eropa dan pangkalan kita di luar negeri, dan mereka sedang berupaya membangun rudal yang akan segera mencapai Amerika Serikat," ujar Trump seperti yang dilaporkan.
Sebagai respons, AS diketahui telah memperkuat kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah. Armada yang dikerahkan termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang didampingi tiga kapal perang bersenjata rudal Tomahawk. Pada akhir Januari, kelompok kapal induk kedua yang melibatkan USS Gerald R. Ford juga dikirim ke wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu