- Ilhan Omar: Lahir di Somalia, telah menjadi warga negara AS yang sah selama hampir 30 tahun.
- Rashida Tlaib: Lahir di Detroit, Michigan, Amerika Serikat, sehingga merupakan warga negara AS sejak lahir.
Status kewarganegaraan mereka yang sah membuat ancaman deportasi tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Reaksi dan Dampak Polarisasi Politik
Ilhan Omar membalas serangan Trump melalui platform X (sebelumnya Twitter). Ia menegaskan tidak menyesal telah memprotes dan menyatakan pemerintahan Trump bertanggung jawab atas kematian konstituennya.
Insiden saling serang ini semakin memperdalam polarisasi politik di Washington DC, terutama dalam perdebatan tentang kebijakan imigrasi dan hak asasi manusia. Isu ini terus menjadi garis pemisah antara pendukung Trump dan oposisi di Kongres.
Kesimpulan
Tuntutan deportasi Donald Trump terhadap Ilhan Omar dan Rashida Tlaib lebih mencerminkan ketegangan politik tinggi daripada langkah hukum yang realistis. Konflik ini menyoroti kembali isu imigrasi dan perpecahan partisan yang mendalam dalam politik Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Iran Tuduh AS & Israel Pakai Propaganda Goebbels Jelang Perundingan Nuklir 2026
Blok Sunni Turki-Mesir: Ancaman Nuklir Baru Bagi Israel?
AS Bebaskan Israel dari Iuran Board of Peace: Analisis Hegemoni dan Ketimpangan dalam Diplomasi Global
AS Tuduh Iran Kembangkan Rudal Jarak Jauh: Ancaman untuk Eropa dan Amerika?