Pakistan Lancarkan Serangan Udara, Bombardir Ibu Kota Afghanistan Kabul
KABUL - Konflik antara Pakistan dan Afghanistan kembali memanas. Pakistan dilaporkan membombardir ibu kota Afghanistan, Kabul, serta dua provinsi lainnya pada Jumat, 27 Februari 2026. Serangan udara ini merupakan eskalasi kekerasan terbaru yang terjadi hanya beberapa jam setelah bentrokan senjata di perbatasan kedua negara.
Serangan ini semakin mengoyak upaya perdamaian setelah kedua negara sebelumnya menandatangani gencatan senjata yang dimediasi Qatar pada tahun 2025.
Pemicu dan Kronologi Serangan Udara
Menurut laporan media internasional, serangan Pakistan ini diduga merupakan balasan atas serangan pasukan Afghanistan yang menyerang posisi perbatasan Pakistan pada Kamis malam. Pemerintah Taliban menyatakan serangan mereka itu sebagai pembalasan atas serangan udara mematikan Pakistan sebelumnya.
Pada Jumat pagi, setidaknya tiga ledakan keras dilaporkan terdengar di wilayah Kabul. Hingga berita ini diturunkan, lokasi pasti dan jumlah korban jiwa dari serangan di ibu kota tersebut masih belum dikonfirmasi secara detail.
Pernyataan Keras Pemimpin Pakistan
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, memberikan pernyataan tegas menanggapi situasi ini. Melalui akun X pemerintah Pakistan, Sharif menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya memiliki kemampuan penuh untuk menghancurkan segala bentuk agresi.
"Pasukan kami memiliki kemampuan penuh untuk menghancurkan ambisi agresif apa pun. Seluruh bangsa berdiri bahu-membahu dengan angkatan bersenjata Pakistan," tegas Sharif.
Pernyataan serupa disampaikan Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, yang menyebut serangan udara ini sebagai "respons yang setimpal terhadap agresi terbuka Taliban Afghanistan."
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan