Juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, mengonfirmasi bahwa serangan udara Pakistan juga menyasar wilayah Kandahar di selatan dan sebuah provinsi di tenggara Afghanistan.
Sementara itu, laporan korban jiwa dari kedua pihak memiliki perbedaan signifikan:
- Klaim Afghanistan: Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan 55 tentara Pakistan tewas, dengan beberapa jenazah dibawa ke wilayahnya dan sejumlah lainnya ditangkap hidup-hidup. Di pihak Afghanistan, diklaim 8 orang tewas dan 11 terluka.
- Klaim Pakistan: Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, membantah klaim tersebut. Ia menyatakan hanya 2 tentara Pakistan yang tewas dan 3 terluka. Sementara itu, 36 pejuang Afghanistan dilaporkan tewas. Juru bicara PM Sharif juga membantah adanya tentara Pakistan yang ditangkap.
Evakuasi Warga Sipil dan Desakan PBB
Eskalasi ini memaksa evakuasi warga sipil di kedua sisi perbatasan Durand yang panjangnya 2.611 km. Pihak berwenang Afghanistan mengevakuasi kamp pengungsi di dekat perbatasan Torkham setelah 13 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dilaporkan tewas.
Di sisi Pakistan, polisi setempat juga memindahkan penduduk dan pengungsi Afghanistan ke lokasi yang lebih aman.
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, melalui juru bicaranya, mendesak kedua belah pihak untuk melindungi warga sipil dan menyelesaikan perbedaan melalui jalur diplomasi sesuai hukum internasional.
Akar Konflik dan Masa Depan Perdamaian
Ketegangan antara Islamabad dan Kabul telah berlangsung berbulan-bulan, dengan akar masalah berupa tuduhan Pakistan bahwa Afghanistan gagal bertindak terhadap kelompok militan yang menyerang Pakistan. Tuduhan ini selalu dibantah oleh pemerintahan Taliban.
Upaya perdamaian melalui negosiasi dan gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi Qatar dan Turki pada Oktober terlihat semakin goyah. Eskalasi serangan udara ke Kabul ini menandai titik baru yang berbahaya dalam hubungan kedua negara tetangga yang sudah lama bergejolak.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina