Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dihantam Drone Iran: Fakta Serangan dan Dampaknya

- Jumat, 06 Maret 2026 | 04:50 WIB
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dihantam Drone Iran: Fakta Serangan dan Dampaknya

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dihantam Drone Iran, Langsung Mundur dari Selat Hormuz

Televisi Negara Iran, seperti dilansir Al Mayadeen pada Kamis (5/3/2026), melaporkan bahwa drone milik mereka berhasil menghantam kapal induk USS Abraham Lincoln. Tidak hanya kapal induk, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) juga disebut menargetkan empat kapal penjelajah AS dalam serangan terpisah.

Menyusul serangan drone Iran tersebut, USS Abraham Lincoln dilaporkan segera bergerak menjauh dari posisinya dan bergeser ke arah tenggara Samudera India. Menurut juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, serangan terjadi saat kapal induk AS itu bergerak mendekat sekitar 340 kilometer dari perairan Iran, diduga dalam upaya mengontrol Selat Hormuz.

Juru bicara itu menegaskan bahwa USS Abraham Lincoln langsung mundur dari area Selat Hormuz usai dihantam, dan dikawal oleh kapal-kapal penghancur. IRGC mengklaim kapal induk AS tersebut telah mundur sejauh 1.000 kilometer dari posisi awalnya.

Serangan ini disebut sebagai balasan atas serangan AS dan Israel yang sebelumnya menewaskan pemimpin tertinggi Iran. Dalam pernyataannya, Garda Revolusi menyatakan, "Kapal induk AS Abraham Lincoln diserang oleh empat rudal balistik," dan memperingatkan bahwa "darat dan laut akan semakin menjadi kuburan para agresor teroris."


Halaman:

Komentar