Panic Buying BBM Melanda Vietnam, Antrean Panjang Terjadi Imbas Konflik AS-Iran
Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan larangan ekspor minyak ke negara-negara mitra Amerika Serikat dan Israel. Kebijakan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang terjadi sejak akhir Februari.
Larangan ini mengancam distribusi minyak global, terutama karena Selat Hormuz—jalur pelayaran vital dari Teluk Persia—mengalami gangguan. Iran secara tegas mengancam akan memblokir ekspor minyak melalui selat tersebut.
Dampak Langsung: Panic Buying dan Antrean Panjang di Vietnam
Dampak konflik langsung terasa di Vietnam. Masyarakat di ibu kota Hanoi ramai-ramai melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) menyusul kenaikan harga yang signifikan.
Antrean panjang sepeda motor dan mobil terlihat di berbagai SPBU. Tekanan pembelian yang tinggi menyebabkan beberapa stasiun pengisian terpaksa tutup karena kehabisan pasokan.
Artikel Terkait
Rudal Bawah Laut Iran Hoot 200 Kg: Torpedo Super Cepat yang Bikin Musuh Gemetar
Iran Blokade AS di Selat Hormuz Gagal, Penasihat Militer Khamenei Buka Suara soal Ancaman Perang
Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Meningkat, Iran Perkuat Kesiapan Tempur di Tengah Gencatan Senjata yang Rapuh
Trump Desak Iran Segera Sepakati Program Nuklir demi Perundingan Damai Putaran Kedua