Panic Buying BBM Melanda Vietnam, Antrean Panjang Terjadi Imbas Konflik AS-Iran
Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan larangan ekspor minyak ke negara-negara mitra Amerika Serikat dan Israel. Kebijakan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang terjadi sejak akhir Februari.
Larangan ini mengancam distribusi minyak global, terutama karena Selat Hormuz—jalur pelayaran vital dari Teluk Persia—mengalami gangguan. Iran secara tegas mengancam akan memblokir ekspor minyak melalui selat tersebut.
Dampak Langsung: Panic Buying dan Antrean Panjang di Vietnam
Dampak konflik langsung terasa di Vietnam. Masyarakat di ibu kota Hanoi ramai-ramai melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) menyusul kenaikan harga yang signifikan.
Antrean panjang sepeda motor dan mobil terlihat di berbagai SPBU. Tekanan pembelian yang tinggi menyebabkan beberapa stasiun pengisian terpaksa tutup karena kehabisan pasokan.
Artikel Terkait
Trump Ancam Terapkan Tarif di Selat Hormuz Jika Gagal Damai dengan Iran dalam 60 Hari
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal