UEA Terapkan Embargo Dagang Total ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas
MULTAQOMEDIA.COM - Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi memberlakukan embargo perdagangan tanpa batas waktu terhadap Iran. Kebijakan tegas ini mulai berlaku pada Rabu (19/8/2026) sebagai respons langsung atas tuduhan serangan rudal balistik yang diluncurkan militer Iran ke pelabuhan strategis Fujairah pada Selasa (18/8/2026).
Krisis Diplomatik: UEA Tuding Iran Lancarkan Serangan Rudal
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) UEA mengeluarkan pernyataan keras yang menuduh Iran melakukan eskalasi militer yang mengancam perdamaian dan stabilitas keamanan kawasan Teluk. Dalam pernyataan resminya, pemerintah UEA menegaskan penghentian total seluruh aktivitas perdagangan, kerja sama komersial, dan transaksi keuangan dengan Teheran hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Seluruh perdagangan, kerja sama komersial, serta transaksi keuangan dengan Iran dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut," bunyi pernyataan resmi Kemlu UEA.
Kronologi Serangan Rudal ke Pelabuhan Fujairah
Kementerian Pertahanan (Kemhan) UEA melaporkan telah mendeteksi dua rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Iran menuju pelabuhan Fujairah. Satu di antaranya dilaporkan jatuh di perairan teritorial UEA. Insiden ini menjadi serangan pertama Iran sejak 4 Mei lalu, menyusul pecahnya konflik besar antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.
Menurut laporan intelijen militer, rudal-rudal tersebut ditargetkan untuk mengganggu lalu lintas maritim internasional di jalur pelayaran vital Selat Hormuz dan Teluk Oman.
Artikel Terkait
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan
Trump Ancam Aneksasi Selat Hormuz, Iran Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Diganggu Gugat
Trump Ganti Pesawat Secara Rahasia di KTT NATO: Antisipasi Ancaman Rudal Iran?