MULT AQOMEDIA.COM - Iran meyakini blokade militer Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan di Selat Hormuz tidak akan mencapai tujuannya. Kapal-kapal perang AS telah memblokade Selat Hormuz dari kedua sisi sejak 13 April setelah perundingan damai dengan Iran di Pakistan gagal.
Kapal tanker dan kargo yang akan masuk maupun keluar dari pelabuhan Iran dicegat atau dipaksa berputar balik.
Mohsen Rezaei, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, menyatakan blokade AS terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz tidak akan mencapai targetnya. Namun, jika AS terus melanjutkan blokade, opsi perang tetap ada dalam daftar.
Rezaei menegaskan bahwa Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebenarnya memiliki banyak cara untuk menembus blokade AS, namun belum dilaksanakan. Menurutnya, Iran sangat mungkin melakukan konfrontasi untuk mematahkan blokade di kedua sisi Selat Hormuz.
Artikel Terkait
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal
Donald Trump Kecam Aksi Militer Israel di Lebanon: Tanpa AS, Tidak Akan Ada Israel