MULT AQOMEDIA.COM - Iran meyakini blokade militer Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan di Selat Hormuz tidak akan mencapai tujuannya. Kapal-kapal perang AS telah memblokade Selat Hormuz dari kedua sisi sejak 13 April setelah perundingan damai dengan Iran di Pakistan gagal.
Kapal tanker dan kargo yang akan masuk maupun keluar dari pelabuhan Iran dicegat atau dipaksa berputar balik.
Mohsen Rezaei, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, menyatakan blokade AS terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz tidak akan mencapai targetnya. Namun, jika AS terus melanjutkan blokade, opsi perang tetap ada dalam daftar.
Rezaei menegaskan bahwa Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebenarnya memiliki banyak cara untuk menembus blokade AS, namun belum dilaksanakan. Menurutnya, Iran sangat mungkin melakukan konfrontasi untuk mematahkan blokade di kedua sisi Selat Hormuz.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan