Insiden ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada 16 Maret 2026, pecahan rudal balistik Iran serta serpihan dari sistem pertahanan udara Israel juga dilaporkan berjatuhan di sekitar kawasan Kota Tua Yerusalem.
Kepolisian Israel menemukan material sisa serangan di beberapa titik, termasuk di sekitar lokasi-lokasi yang dianggap suci. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan besar yang dilaporkan pada bangunan inti seperti Gereja Makam Kudus dan pelataran kompleks Al-Aqsa (Temple Mount).
Bukti Visual dari Lokasi Kejadian
Foto yang dirilis oleh kepolisian menunjukkan petugas keamanan mengangkut bagian logam besar yang diduga merupakan fragmen rudal dari atap sebuah bangunan di dekat Gereja Makam Kudus. Gambar lain memperlihatkan area pelataran Al-Aqsa yang dipasangi garis polisi, dengan serpihan-serpihan kecil berserakan di lantai.
Kejadian ini meningkatkan ketegangan di kawasan yang sudah lama menjadi pusat konflik dan menyoroti kerentanan situs-situs warisan dunia di tengah eskalasi militer.
Artikel Terkait
Gempa Kembar Magnitudo Besar di Venezuela Tewaskan 920 Orang, 50.000 Lebih Masih Hilang
Gempa Dahsyat M7,2 dan M7,5 Guncang Venezuela, Bangunan Runtuh dan Tsunami Sempat Terjadi
Trump Ancam Terapkan Tarif di Selat Hormuz Jika Gagal Damai dengan Iran dalam 60 Hari
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah