Dalam pernyataannya, IRGC juga mengimbau seluruh staf, mahasiswa, dan warga yang berada di sekitar kampus-kampus berafiliasi AS untuk segera menjauh minimal satu kilometer dari lokasi. Imbauan ini dikeluarkan untuk antisipasi keselamatan menyusul potensi serangan balasan yang akan dilancarkan.
Latar Belakang Eskalasi Konflik
Ancaman terbaru ini merupakan kelanjutan dari tensi tinggi pekan lalu, di mana IRGC menuntut Washington mengutuk serangan terhadap universitas Iran. Media Iran melaporkan sejumlah serangan udara telah menyasar fasilitas pendidikan, termasuk Isfahan University of Technology.
Data dari pihak Iran menyebutkan, serangan udara AS dan Israel sejak 28 Februari telah menewaskan lebih dari 1.340 orang. Sebagai balasan, Iran telah meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta lokasi aset militer AS di Yordania, Irak, dan kawasan Teluk.
Dampak Global Konflik yang Meluas
Eskalasi konflik ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di wilayah setempat. Ketegangan yang meningkat telah menyebabkan gangguan signifikan pada pasar global dan jalur penerbangan internasional, mengkhawatirkan stabilitas keamanan regional dan dunia.
Artikel Terkait
Trump Klaim Mojtaba Khamenei Tewas: Analisis Lengkap Pernyataan Kontroversial
Israel Serang Markas UNIFIL Tempat TNI Bertugas di Lebanon, Personel TNI Dilaporkan Luka
Kebocoran Kimia Berbahaya di Beersheba: Analisis Dampak Serangan Rudal Iran ke Neot Hovav
Gelombang Demo No Kings Guncang AS: Jutaan Warga Desak Trump Mundur, Ini Pemicunya