Iran Peringatkan Serangan ke PLTN Bushehr Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Teluk
Multaqomedia.com – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengeluarkan peringatan keras bahwa serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr dapat mengakhiri kehidupan di negara-negara Teluk Persia atau negara-negara Arab. Dampak kehancuran dari serangan tersebut diklaim tidak hanya akan dirasakan oleh Iran.
Peringatan ini disampaikan Araghchi melalui media sosial X pada Sabtu (4/4/2026), menanggapi serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas PLTN Bushehr yang dikelola bersama dengan Rusia.
Kronologi Serangan dan Korban Jiwa
Badan Energi Atom Iran (AEOI) melaporkan bahwa PLTN Bushehr telah diserang beberapa kali, yang mengakibatkan satu karyawan tewas. Serangan-serangan tersebut tercatat terjadi pada tanggal 17, 24, dan 27 Maret.
Tidak hanya Bushehr, Iran juga mencatat serangkaian serangan terhadap fasilitas nuklir lainnya. Fasilitas Natanz diserang dua kali pada 1 dan 21 Maret, fasilitas air berat di Khondab pada 27 Maret, serta pabrik produksi konsentrat uranium di Ardakan.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina