Meski mengancam, Trump menyatakan optimisme bahwa gencatan senjata bisa dipertahankan dan berujung pada perundingan damai permanen yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan.
Respons Iran dan Isu Nuklir
Di sisi lain, pejabat Iran menilai tidak masuk akal melanjutkan perundingan damai setelah serangan besar Israel ke Lebanon. Ketegangan ini dinilai memperumit jalan menuju perdamaian permanen.
Perbedaan pandangan juga muncul dalam isu program nuklir. Trump mengklaim Iran telah menyetujui penghentian pengayaan uranium. Namun, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan negaranya tetap berhak melanjutkan program nuklir sesuai kesepakatan yang ada.
Trump menambahkan bahwa tidak akan ada senjata nuklir dalam kesepakatan dan menjamin keamanan serta keterbukaan Selat Hormuz, terlepas dari berbagai pernyataan yang bertentangan.
Artikel Terkait
Pakistan Jadi Mediator AS-Iran: Alasan Strategis, Dampak & Peran Kunci
Netanyahu Murka! Menhan Pakistan Sebut Israel Negara Kanker & Kutukan Umat Manusia
Iran Retas Ponsel Eks Panglima IDF Herzi Halevi, 19.000 File Rahasia Israel Bocor
Kisah Ahmed al-Helou: Bocah Palestina Korban Pemerkosaan dan Penyiksaan Tentara Israel