Meski mengancam, Trump menyatakan optimisme bahwa gencatan senjata bisa dipertahankan dan berujung pada perundingan damai permanen yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan.
Respons Iran dan Isu Nuklir
Di sisi lain, pejabat Iran menilai tidak masuk akal melanjutkan perundingan damai setelah serangan besar Israel ke Lebanon. Ketegangan ini dinilai memperumit jalan menuju perdamaian permanen.
Perbedaan pandangan juga muncul dalam isu program nuklir. Trump mengklaim Iran telah menyetujui penghentian pengayaan uranium. Namun, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan negaranya tetap berhak melanjutkan program nuklir sesuai kesepakatan yang ada.
Trump menambahkan bahwa tidak akan ada senjata nuklir dalam kesepakatan dan menjamin keamanan serta keterbukaan Selat Hormuz, terlepas dari berbagai pernyataan yang bertentangan.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan