- Dokumentasi visual pertemuan rahasia lainnya.
- Peta strategis militer Israel.
- Nama dan wajah komandan senior serta pilot tempur Israel.
"Setiap wajah, setiap komandan, dan setiap pilot kriminal, jelas dan tidak kabur, ada di tangan kami dan akan diungkapkan satu per satu ketika waktunya tepat," tegas pernyataan mereka.
Rekam Jejak Handala Hack Team
Ini bukan pertama kalinya Handala Hack Team menargetkan pejabat tinggi Israel. Kelompok ini sebelumnya juga mengklaim tanggung jawab atas:
- Peretasan telepon mantan Menteri Kehakiman Israel, Ayelet Shaked.
- Pembobolan akun ajudan senior Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
- Peretasan akun Telegram mantan PM Naftali Bennett pada tahun lalu, yang mengakibatkan bocornya ratusan pesan dan daftar kontak globalnya.
Latar Belakang Herzi Halevi
Herzi Halevi menjabat sebagai Kepala Staf IDF dari Januari 2023 hingga Maret 2025. Ia memimpin operasi militer Israel di Gaza selama 17 bulan pertama konflik. Pertemuannya dengan Jenderal Kurilla diperkirakan terjadi antara periode jabatan mereka, yaitu Januari 2023 hingga Agustus 2025.
Kebocoran data sensitif skala besar ini diduga menjadi salah satu insiden siber paling serius yang pernah menimpa tokoh senior di lembaga keamanan Israel, membuka potensi risiko besar terhadap keamanan nasional negara tersebut.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan