Lawan Zanna Nur Geidam, anggota dewan sekaligus kepala tradisional wilayah Fuchimeram di distrik Geidam, memberikan kesaksian mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa korban tewas akibat serangan jet tempur itu mencapai 200 orang.
"Ini adalah insiden yang sangat menghancurkan di Pasar Jilli. Saat saya berbicara dengan Anda, lebih dari 200 orang telah kehilangan nyawa akibat serangan udara di pasar tersebut," ujarnya melalui wawancara telepon.
Korban Didominasi Warga Sipil
Kesaksian serupa juga datang dari warga setempat dan lembaga kemanusiaan internasional yang mengonfirmasi terjadinya serangan serta tingginya angka korban jiwa. Banyak dari korban disebutkan merupakan pedagang dan pengunjung pasar yang sedang beraktivitas sehari-hari ketika serangan terjadi.
Tragedi ini dicatat sebagai salah satu insiden dengan korban jiwa warga sipil terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Nigeria, menyoroti kembali risiko operasi militer di kawasan padat penduduk.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan