Lawan Zanna Nur Geidam, anggota dewan sekaligus kepala tradisional wilayah Fuchimeram di distrik Geidam, memberikan kesaksian mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa korban tewas akibat serangan jet tempur itu mencapai 200 orang.
"Ini adalah insiden yang sangat menghancurkan di Pasar Jilli. Saat saya berbicara dengan Anda, lebih dari 200 orang telah kehilangan nyawa akibat serangan udara di pasar tersebut," ujarnya melalui wawancara telepon.
Korban Didominasi Warga Sipil
Kesaksian serupa juga datang dari warga setempat dan lembaga kemanusiaan internasional yang mengonfirmasi terjadinya serangan serta tingginya angka korban jiwa. Banyak dari korban disebutkan merupakan pedagang dan pengunjung pasar yang sedang beraktivitas sehari-hari ketika serangan terjadi.
Tragedi ini dicatat sebagai salah satu insiden dengan korban jiwa warga sipil terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Nigeria, menyoroti kembali risiko operasi militer di kawasan padat penduduk.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu