Lawan Zanna Nur Geidam, anggota dewan sekaligus kepala tradisional wilayah Fuchimeram di distrik Geidam, memberikan kesaksian mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa korban tewas akibat serangan jet tempur itu mencapai 200 orang.
"Ini adalah insiden yang sangat menghancurkan di Pasar Jilli. Saat saya berbicara dengan Anda, lebih dari 200 orang telah kehilangan nyawa akibat serangan udara di pasar tersebut," ujarnya melalui wawancara telepon.
Korban Didominasi Warga Sipil
Kesaksian serupa juga datang dari warga setempat dan lembaga kemanusiaan internasional yang mengonfirmasi terjadinya serangan serta tingginya angka korban jiwa. Banyak dari korban disebutkan merupakan pedagang dan pengunjung pasar yang sedang beraktivitas sehari-hari ketika serangan terjadi.
Tragedi ini dicatat sebagai salah satu insiden dengan korban jiwa warga sipil terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Nigeria, menyoroti kembali risiko operasi militer di kawasan padat penduduk.
Artikel Terkait
Negosiasi Damai AS-Iran Gagal, JD Vance Sebut Isu Nuklir Jadi Batu Sandungan Utama
Iran Ancam AS dengan Pusaran Maut di Selat Hormuz: Blokade Trump & Dampak Harga Minyak
Blokade AS ke Pelabuhan Iran 13 April 2026: Dampak & Respons Iran
Negosiasi AS-Iran Gagal, Harga Minyak Melonjak & Iran Ancam Blokade Selat Hormuz