Video Tentara Iran Sita Kapal di Selat Hormuz: IRGC Naik Bersenjata, Begini Kronologi Lengkapnya

- Kamis, 23 April 2026 | 09:50 WIB
Video Tentara Iran Sita Kapal di Selat Hormuz: IRGC Naik Bersenjata, Begini Kronologi Lengkapnya

🚨⚡️ JUST ONE BOAT: IRGC SEIZES TWO GIANT SHIPS IN HORMUZ!

THE IRGC NAVY HAS RELEASED FOOTAGE SHOWING THE SEIZURE OF &39;MSC FRANCESCA&39; AND &39;EPAMINONDAS&39; IN A BOLD MARITIME OPERATION TODAY. pic.twitter.com/KefgzgrB0H

Pentingnya Selat Hormuz bagi Pasokan Minyak Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur air paling strategis di dunia karena dilalui sekitar seperlima pasokan minyak global. Tohid Asadi dari Aljazirah melaporkan dari Teheran bahwa langkah Iran ini sesuai dengan pernyataan IRGC sebelumnya yang mewajibkan setiap pelayaran kapal, perahu, atau tanker minyak melalui Selat Hormuz harus mendapatkan izin dan koordinasi dari mereka.

Gencatan Senjata dan Tanggapan Internasional

Trump sebelumnya mengumumkan penundaan serangan militer terhadap Iran setelah permintaan dari kepala angkatan darat Pakistan, Asim Munir, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif. Dalam tulisannya di Truth Social, Trump menyatakan keputusan itu dibuat karena Pemerintah Iran "sangat terpecah" dan membutuhkan waktu untuk menyampaikan posisi yang bersatu.

"Kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang bersatu," tulisnya. Namun, ia menambahkan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku dan militer telah diperintahkan untuk tetap siap.

Kementerian Luar Negeri Panama mengutuk penyitaan kapal MSC Francesca oleh Iran, sebuah kapal milik Italia yang berlayar di bawah bendera Panama. "Kapal tersebut sedang melintasi Selat Hormuz ketika disita dan dibawa secara paksa ke perairan teritorial Iran," kata kementerian tersebut dalam unggahan di X. Kementerian itu menyebut tindakan Iran menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan maritim dan merupakan eskalasi yang tidak perlu pada saat komunitas internasional mengadvokasi agar Selat Hormuz tetap terbuka.


Halaman:

Komentar