Kemarahan publik terhadap lambannya respons pemerintah juga mulai terlihat. Pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mendapat cemoohan saat mengunjungi salah satu kawasan terdampak di Caracas. Warga yang berkumpul di sekitar bangunan runtuh meneriakkan protes keras. "Pemerintah tidak melakukan apa pun untuk rakyat," seru mereka dari balik garis pengamanan.
Sementara itu, peluang menemukan korban selamat di sejumlah lokasi semakin menipis. Pemimpin tim penyelamat asal Chile, Nadiomar Polanco, mengungkapkan kondisi sebuah kompleks apartemen di La Guaira yang hampir sepenuhnya rata dengan tanah. "Sayangnya, bangunan tersebut runtuh total, dan kecil kemungkinan menemukan korban selamat. Upaya kini difokuskan pada evakuasi jenazah para korban meninggal," kata dia.
PBB menyebut sedikitnya 17 negara telah mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan ke Venezuela, termasuk Spanyol, Swiss, Kolombia, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan