Pelarian lima buronan kriminal nomor satu Sri Lanka berakhir di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Metro Jaya, Hubinter (Interpol) Mabes Polri, dan Kepolisian Khusus Sri Lanka.
"Mereka ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Kebon Jeruk," kata kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Kamis 11 September 2025.
Lima buronan tersebut langsung dipaksa polisi untuk tengkurap untuk kemudian tangannya diborgol.
“We want check ID,” kata salah seorang polisi kepada mereka.
Mereka yang ditangkap adalah Mandinu Padmasiri alias Kehelbaddara Padme, Commando Salintha, Backhoe Saman, Thembili Lahiru, dan Kudu Nilantha.
Mandinu cs diketahui bukan penjahat kemarin sore. Sebab mereka terlibat dalam jaringan narkotika internasional dan diduga bertanggung jawab atas sejumlah kasus pembunuhan di Sri Lanka.
Lima buronan tersebut langsung diboyong ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk diserahkan ke aparat Sri Lanka di Bandara Internasional Bandaranaike (BIA), Katunayake.
"(Pemulangan) dikawal ketat oleh Departemen Investigasi Kriminal (CID) untuk proses lebih lanjut," kata Ade Ary.
Sumber: rmol
Foto: Tim Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya menangkap lima orang buronan kelas kakap asal Sri Lanka di salah satu apartemen di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Foro: Humas Polda Metro Jaya)
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri