Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) selama 10 tahun meninggalkan banyak masalah buat bangsa. Salah satunya kelaparan dan gizi buruk yang menimpa generasi emas Indonesia.
Menurut Ketua Umum DPP KSPSI Jumhur Hidayat, kondisi itulah yang membuat pemerintahan Prabowo Subianto ngotot menelurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Pak Jokowi meninggalkan sekitar mungkin 20-30 juta orang kelaparan kronis. Orang itu nggak bisa lagi diapa-apain kecuali dikasih makan," kata Jumhur usai acara diskusi ‘Menjelang 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto’ yang digelar di kantor Sinkos Indonesia, Jalan Tebet Timur Dalam VII Nomor 3, Jakarta Selatan, Minggu, 28 September 2025.
Sehingga, lanjut dia, jika ada orang yang bilang MBG merupakan kebijakan yang tidak benar, maka orang disebut dianggap jahat terhadap rakyat.
"Bahwa ada manajemen yang keliru, perbaikilah. Saya minta menteri-menteri Prabowo yang terlibat di situ, manajemennya jangan juga kita melupakan kelompok-kelompok yang sebetulnya sudah terbiasa (melakukan pengelolaan makan),” imbuh Jumhur.
Dengan begitu, ia berharap para buruh bisa dilibatkan dalam menggapai kesuksesan program ini.
“Kaum buruh sendiri siaplah (membantu). Kita biasa ngasih makan sehari tiga kali kok dengan puluhan ribu di pabrik-pabrik,” tandasnya.
Sumber: rmol
Foto: Joko Widodo. (Foto: Dokumentasi RMOL)
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri