Beberapa hari terakhir, media sosial diramaikan oleh unggahan yang mengklaim beredarnya “video 8 menit” yang dikaitkan dengan nama Hilda Pricillya dan anggota TNI, Pratu Risal H.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa tidak ada bukti video otentik yang dapat diverifikasi, sementara banyak tautan yang beredar justru berpotensi membahayakan pengguna internet.
Sejumlah unggahan di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan X (Twitter) menyebarkan tautan yang mengklaim menampilkan video tersebut. Akan tetapi, sebagian besar tautan mengarah ke situs mencurigakan yang terindikasi phishing atau berisi malware.
Media seperti Radar Solo, iNews, dan Mamikos menyebutkan bahwa kabar ini muncul dari isu kedekatan dua pihak dalam kegiatan seni tari, namun tidak ada bukti kuat yang mengkonfirmasi keberadaan video yang dimaksud.
Pakar keamanan siber mengingatkan masyarakat agar tidak mengklik link yang menjanjikan tayangan eksklusif atau menggunakan judul provokatif seperti “video 8 menit Hilda Pricillya”. Tautan semacam ini kerap digunakan oleh pelaku siber untuk mencuri data pribadi pengguna.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI, Persit, maupun individu yang disebut dalam rumor tersebut. Masyarakat diimbau untuk menunggu klarifikasi resmi dan tidak ikut menyebarkan tautan yang belum terverifikasi.
“Fenomena seperti ini sering dimanfaatkan untuk penipuan digital. Jangan pernah mengklik link mencurigakan, apalagi yang membawa nama tokoh tertentu dalam konteks sensasional,” kata seorang analis keamanan siber, seperti dilansir, Selasa (7/10/2025). (hm16)
Sumber: mistar
Foto: Hilda Pricillya-Instagram-
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?