Keberanian Jupiter ini mengguncang status quo. Hasil temuannya membuat DPRD membentuk Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran, dengan Jupiter sebagai ketua. Langkah itu langsung memicu reaksi keras para pebisnis parkir. Beberapa lokasi bahkan disegel karena dianggap beroperasi tanpa izin resmi.
“Kalau PAD Jakarta mau kuat, ya mulai dari menutup kebocoran yang selama ini dibiarkan,” ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun angkat topi untuk langkah ini. Ia mendukung penuh usulan agar sistem parkir beralih ke pembayaran non-tunai yang langsung terkoneksi ke Bapenda.
“Dengan cashless system, tidak ada lagi ruang main bagi oknum,” kata Pramono.
Lahir di Tanjung Pandan, Bangka Belitung, pada 22 Mei 1987, Jupiter adalah figur muda dengan latar belakang ekonomi mapan. Sebelum menjadi legislator, ia sudah dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang properti, ekspedisi, dan perbankan.
Pada Pemilu 2024, ia terpilih kembali ke DPRD DKI dengan 25.765 suara, tertinggi di dapilnya. Kini menjabat Ketua Fraksi NasDem, Jupiter dikenal fokus pada isu-isu strategis seperti pengangguran, pendidikan gratis, transportasi publik, dan pangan murah.
Kini, publik menanti, apakah langkah Jupiter lewat Pansus Perparkiran benar-benar mampu menutup kebocoran triliunan rupiah itu, dan sekaligus mengembalikan kepercayaan warga terhadap lembaga dewan yang bermarkas di Kebon Sirih.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Barang Pribadi Pramugari Esther Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat IAT di Gunung Bulusaraung
Gaji Guru Honorer vs Sopir MBG: Viral Video Protes Kesenjangan Gaji 2026
Prabowo Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari: Daftar 28 Perusahaan & Penyebab Lengkap
Pesawat ATR Jatuh di Maros: Basarnas Yakin Tak Ada Korban Selamat, Tetap Harap Mukjizat