MULTAQOMEDIA.COM - Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh bakal dibayarkan dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN).
Walau begitu, AHY enggan menyebutkan secara rinci skema pembayaran utang Whoosh yang bakal menggunakan APBN.
"APBN juga pasti akan menjadi bagian, tetapi untuk seperti secara spesifiknya, nanti akan kami sampaikan pada kesempatan yang lain," ucap AHY pada Senin (3/11).
Menurut dia, utang kereta cepat dibahas melalui rapat koordinasi di Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Rapat itu dihadiri oleh Kementerian Investasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Koordinator Perekonomian.
Seluruh pihak sepakat untuk mencari solusi terbaik dalam restrukturisasi keuangan proyek Whoosh.
“Kami sepakat untuk menghadirkan solusi yang terbaik, yang paling visibel, yang paling baik untuk semua. Semua ingin mengambil bagian dari tanggung jawab untuk melakukan restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung,” jelasnya.
Ketua Umum Partai Demokrat itu menuturkan pemerintah sedang menyiapkan berbagai opsi pembiayaan untuk mendukung restrukturisasi tersebut.
elibatan APBN merupakan langkah untuk memastikan proyek tidak berhenti di tengah jalan.
“Yang jelas kita tadi berbicara, infrastruktur seperti halnya di banyak negara, infrastruktur transportasi termasuk kereta, itu juga tentunya negara hadir di situ,” tambah AHY.
Sumber: jpnn
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri