Setelah dinyatakan mati, Damkar Inhil berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Kawasan Pesisir dan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan di Padang serta BKSDA Riau. Tim kemudian melakukan pembedahan perut buaya dan menemukan berbagai sampah plastik, pecahan kaca tabung televisi, hingga pisau dapur.
"Kami diberikan kewenangan untuk melakukan pembedahan untuk melihat apa yang ada di dalam perut buaya tersebut. Kita temukan yang sangat memprihatinkan di bagian perut," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Inhil, Junaidi Ismail, Senin (24/11/2025).
Usai pemeriksaan, tubuh buaya raksasa itu dibungkus dan dikirim menggunakan kontainer ke Jakarta untuk diawetkan. Kejadian ini menarik perhatian luas karena ukuran buaya yang luar biasa besar.
Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di sekitar sungai dan kawasan pesisir, mengingat maraknya kemunculan buaya di wilayah Indragiri Hilir
Sumber: inews
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka