LHKPN Ungkap Kekayaan Arief Rosyid Melonjak 99,64% Saat Jabat Komisaris BSI
Nama Muhammad Arief Rosyid Hasan, Wakil Ketua Umum AMPI, menjadi sorotan publik. Sorotan ini muncul setelah pernyataannya yang membela Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, viral di media sosial. Jejak karier dan kekayaannya pun turut dikulik.
Jejak Karier Politik dan BUMN Arief Rosyid
Karier Arief Rosyid berawal dari organisasi kemahasiswaan, dengan pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2013–2015. Peta kariernya menanjak saat ia dipercaya menjadi Wakil Direktur Milenial Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Sejak itu, ia kerap mengisi posisi strategis di lingkungan BUMN.
Pada 2020, Arief diangkat sebagai Komisaris PT Bank Syariah Mandiri. Kemudian, pada 2021, ia ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui RUPSLB. Ia mengundurkan diri dari posisi komisaris BSI pada 2023, tahun yang sama saat ia aktif kembali di politik praktis sebagai Komandan Pemilih Muda TKN Prabowo-Gibran.
Analisis Lonjakan Kekayaan dalam LHKPN
Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK mengungkap peningkatan kekayaan yang signifikan selama Arief menjabat sebagai Komisaris Independen BSI.
Total kekayaan Arief Rosyid meningkat hampir dua kali lipat (99,64%) dalam kurun satu tahun, yaitu sebesar Rp1.650.091.280. Rinciannya adalah sebagai berikut:
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?