Klarifikasi Soal Kabar Ressa Bekerja Sebagai Sopir
Menanggapi isu yang beredar bahwa Ressa harus bekerja sebagai sopir dengan gaji kecil, Iqbal memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa hal itu merupakan bagian dari pola didik keluarga untuk membentuk Ressa menjadi pribadi mandiri dan tangguh.
"Itu pendidikan untuk anak supaya anak ini tidak manja," ungkap Iqbal. Ia menambahkan bahwa gaji Rp2,5 juta per bulan di Banyuwangi sudah termasuk besar dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di daerah tersebut.
Pengacara Bongkar Gaya Hidup Mewah Ressa di Banyuwangi
Iqbal membantah keras tuduhan bahwa Ressa ditelantarkan. Justru, ia membongkar fakta bahwa Ressa selama ini menikmati fasilitas mewah dan menjalani gaya hidup hedon menurut standar Banyuwangi.
"Dia dibiayai, disekolahkan, difasilitasi... hidupnya hedon lho untuk kelas Banyuwangi," kata Iqbal. Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu bukti perhatian Denada adalah pemberian mobil kepada Ressa.
Pernyataan pengacara Denada ini menjadi penjelasan resmi pertama dari pihak keluarga terkait konflik hukum dan isu penelantaran yang sedang menjadi sorotan publik.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI