Jokowi Tanggapi Namanya Disebut dalam Kasus Korupsi Haji: "Saya Sudah Biasa"
Mantan Presiden Joko Widodo mengaku sudah biasa namanya disebut-sebut dalam berbagai kasus hukum yang menjerat bawahannya selama masa pemerintahannya. Pernyataan ini disampaikannya menanggapi kasus dugaan korupsi dana haji yang melibatkan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
"Di setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya, karena apapun program kerja-kerja menteri pasti dari kebijakan presiden, pasti dari arahan presiden dan juga dari perintah-perintah presiden," ujar Jokowi kepada wartawan, Jumat (30/1).
Meski demikian, Jokowi dengan tegas membantah memberikan instruksi atau arahan untuk melakukan tindak pidana korupsi kepada jajaran pemerintahannya.
"Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi, enggak ada," pungkas mantan presiden kedua Indonesia itu.
Keterangan Saksi dari Mantan Menpora Dito Ariotedjo
Sebelumnya, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo telah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi pada Jumat (23/1). Kehadirannya terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tersebut.
Artikel Terkait
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka
Forklift Modern 2024: Tantangan, Peluang & Solusi Efisiensi Logistik Terbaru