Dito menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk kepatuhan sebagai warga negara terhadap proses hukum. Ia menyatakan siap memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik KPK.
“Sebagai warga negara saya harus wajib patuh hukum, kan. Patuh hukum, jadi ya hadir,” kata Dito di Gedung KPK, Jakarta.
Kaitan dengan Kunjungan Kerja ke Arab Saudi
Dito menjelaskan bahwa materi pemeriksaan kemungkinan besar berkaitan dengan kunjungan kerja ke Arab Saudi yang dilakukannya bersama mantan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Diketahui, Dito termasuk dalam rombongan Jokowi yang bertemu Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk membahas penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
"Ya, mungkin, kan, yang pernah beredar di luar pas ada kunjungan kerja ke Arab Saudi waktu sama Pak Jokowi," pungkas Dito Ariotedjo.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri