Peluang dan Skenario Koalisi NasDem di 2029
Kondisi ini membuka peluang bagi NasDem untuk tidak mengusung Prabowo di Pilpres 2029 atau bahkan mengusung calon sendiri. Potensi koalisi yang kuat di sisi Prabowo, melibatkan Jokowi, Gibran, dan PSI, justru bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi NasDem, terutama dengan adanya fenomena perpindahan kader ke PSI.
Nama Anies Baswedan masih mungkin diusung oleh NasDem, meski peluangnya sedikit berkurang dengan kehadiran Partai Gerakan Rakyat (PGR). Skenario koalisi NasDem dengan PDIP, seperti pada Pilpres 2014, juga menjadi opsi. Jika terjadi, pasangan yang diusung kemungkinan bukan melibatkan Gibran, tetapi kombinasi seperti Anies Baswedan dengan Puan Maharani atau Pramono Anung.
Isu Ambang Batas Parlemen dan Persaingan dengan PSI
Surya Paloh diketahui masih konsisten mendorong ambang batas parlemen sebesar 7 persen untuk menyederhanakan sistem kepartaian. Wacana ini muncul meski putusan Mahkamah Konstitusi cenderung menghapus syarat pencalonan presiden. Hasil akhirnya masih bergantung pada pembahasan RUU Pemilu di DPR.
Kebijakan ambang batas tinggi ini juga dinilai dapat menjadi strategi untuk menjegal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sedang agresif berkembang dan menargetkan posisi ketiga pemenang Pemilu—posisi yang belum berhasil dicapai NasDem setelah tiga periode pemilihan.
Direktur ABC Riset & Consulting
Artikel Terkait
Suami Dwi Sasetyaningtyas Wajib Kembalikan Dana LPDP Rp3,6 Miliar, Ini Rinciannya
Mahfud MD Tegas ke Alumni LPDP: Kritik Pemerintah Boleh, Hina Negara Jangan! Ini Analisisnya
Virgoun & Lindi Fitriyana Nikah 26 Februari 2026: Berkas KUA Sudah Lengkap
Hendri Satrio Kritik Impor 105 Ribu Pick-up India: Esemka Bisa Bangkit Jika Diberi Peluang