Dino Patti Djalal Sebut Ide Prabowo Jadi Mediator AS-Iran Tidak Realistis, Ini 4 Alasannya
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menilai wacana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi juru damai antara Iran dan Amerika Serikat sebagai langkah yang tidak realistis. Pernyataan kesiapan Prabowo ini muncul setelah Israel dan AS dilaporkan kembali menyerang Teheran.
Melalui unggahan video di Instagram pribadinya, Dino mengungkapkan keheranan mengapa ide tersebut tidak disaring terlebih dahulu. Ia lantas memaparkan empat alasan mendasar yang membuat rencana mediasi ini sulit terwujud.
Alasan 1: Ego Superpower Amerika Serikat
Menurut Dino, Amerika Serikat memiliki sejarah yang jarang bersedia dimediasi oleh pihak ketiga saat melakukan serangan militer. "Ego Amerika sebagai negara superpower terlalu tinggi untuk menerima itu," tegasnya. Ia juga meyakini Presiden AS Donald Trump tidak menginginkan campur tangan Indonesia, karena dinilai sedang fokus untuk menekan pemerintahan Iran.
Artikel Terkait
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka
Forklift Modern 2024: Tantangan, Peluang & Solusi Efisiensi Logistik Terbaru