Dino Patti Djalal Sebut Ide Prabowo Jadi Mediator AS-Iran Tidak Realistis, Ini 4 Alasannya
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menilai wacana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi juru damai antara Iran dan Amerika Serikat sebagai langkah yang tidak realistis. Pernyataan kesiapan Prabowo ini muncul setelah Israel dan AS dilaporkan kembali menyerang Teheran.
Melalui unggahan video di Instagram pribadinya, Dino mengungkapkan keheranan mengapa ide tersebut tidak disaring terlebih dahulu. Ia lantas memaparkan empat alasan mendasar yang membuat rencana mediasi ini sulit terwujud.
Alasan 1: Ego Superpower Amerika Serikat
Menurut Dino, Amerika Serikat memiliki sejarah yang jarang bersedia dimediasi oleh pihak ketiga saat melakukan serangan militer. "Ego Amerika sebagai negara superpower terlalu tinggi untuk menerima itu," tegasnya. Ia juga meyakini Presiden AS Donald Trump tidak menginginkan campur tangan Indonesia, karena dinilai sedang fokus untuk menekan pemerintahan Iran.
Artikel Terkait
47 Dapur Makan Bergizi Gratis Disetop: Temukan Menu Berbelatung & Lauk Basi
Anies Baswedan Soroti Gugatan MK Larangan Keluarga Presiden Nyalon: Analisis Dinasti Politik
Analisis SBY: Potensi Perang AS vs Iran 2026 dan Dampak Negosiasi Nuklir
Kisah Viral Fara UIN Suska Riau: Kronologi Lengkap Dugaan Selingkuh & Kekerasan