DPR Minta BGN Fokus pada Tugas Utama
Charles Honoris menekankan bahwa fokus utama BGN seharusnya adalah pemenuhan gizi anak-anak, bukan pada pengadaan yang dianggap tidak jelas urgensi dan dasar penganggarannya. Komisi IX DPR pun menuntut penjelasan yang transparan dan kuat dari BGN terkait kebijakan ini.
"Kalau tidak ada penjelasan yang kuat dan transparan terkait dasar penganggaran dan urgensinya, maka ini patut diduga sebagai kebijakan yang tidak tepat dan harus dihentikan," jelasnya.
Rencana Pemanggilan Kepala BGN oleh DPR
Sebagai bentuk pengawasan, Komisi IX DPR berencana untuk memanggil Kepala BGN, Dadan Hindayana, untuk memberikan penjelasan yang utuh dan pertanggungjawaban resmi terkait pengadaan motor listrik tersebut.
"Kami akan memanggil dan meminta pertanggungjawaban resmi dari BGN. Kita tidak akan membiarkan anggaran negara digunakan tanpa akuntabilitas yang jelas," tutup Charles Honoris.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri