DPR Minta BGN Fokus pada Tugas Utama
Charles Honoris menekankan bahwa fokus utama BGN seharusnya adalah pemenuhan gizi anak-anak, bukan pada pengadaan yang dianggap tidak jelas urgensi dan dasar penganggarannya. Komisi IX DPR pun menuntut penjelasan yang transparan dan kuat dari BGN terkait kebijakan ini.
"Kalau tidak ada penjelasan yang kuat dan transparan terkait dasar penganggaran dan urgensinya, maka ini patut diduga sebagai kebijakan yang tidak tepat dan harus dihentikan," jelasnya.
Rencana Pemanggilan Kepala BGN oleh DPR
Sebagai bentuk pengawasan, Komisi IX DPR berencana untuk memanggil Kepala BGN, Dadan Hindayana, untuk memberikan penjelasan yang utuh dan pertanggungjawaban resmi terkait pengadaan motor listrik tersebut.
"Kami akan memanggil dan meminta pertanggungjawaban resmi dari BGN. Kita tidak akan membiarkan anggaran negara digunakan tanpa akuntabilitas yang jelas," tutup Charles Honoris.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?