Motor Listrik Emmo untuk Program MBG: Antara Kecepatan Produksi dan Isu White Labeling
Pengadaan 25 ribu unit motor listrik untuk operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Yang mengejutkan adalah kecepatan produksinya, di mana sekitar 21.801 unit motor listrik merek Emmo telah siap digunakan hanya dalam waktu sekitar 11 bulan.
Motor yang diproduksi oleh PT Yasa Artha Trimanunggal dengan tipe skuter dan trail ini menuai kontroversi. Beredar kuat dugaan bahwa mayoritas komponen motor listrik Emmo ini diimpor dari China, lalu dirakit di Indonesia sebelum diberi label merek lokal, atau yang dikenal dengan praktik white labeling.
Mengapa Produksi Bisa Sangat Cepat? Skema Rakitan Mirip "Lego"
Skema white labeling diduga menjadi kunci kecepatan produksi. Komponen yang datang dalam bentuk jadi memudahkan proses perakitan layaknya menyusun Lego, mulai dari pemasangan ban, penyambungan kabel, hingga finishing dengan stiker merek Emmo.
Artikel Terkait
Harga Plastik Naik 80%: Solusi Daun Pisang untuk UMKM Menurut Gubernur DKI
Cara Download Video YouTube Gratis 2024: Panduan Lengkap & Aman
Rismon Sianipar Beberkan Bukti Video Rekayasa AI, Tanggapi Laporan Jusuf Kalla ke Polisi
3 Hafiz 30 Juz SMA Al-Irsyad Purwokerto Diterima di Universitas Top Dunia: Kisah Inspiratif