DJ Donny menjelaskan bahwa posisi kapal kini dapat dipantau melalui sistem pelacakan maritim online. Berdasarkan penelusurannya, dua kapal milik Pertamina yang disebut-sebut, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro, justru berada di wilayah yang jauh dari Selat Hormuz, seperti sekitar Bahrain dan Dubai.
Lebih lanjut, DJ Donny menyanggah hubungan langsung antara lintas kapal dan harga BBM. Menurutnya, kestabilan harga BBM lebih disebabkan oleh kebijakan internal dan strategi Pertamina dalam mengelola biaya, bukan semata-mata faktor diplomasi di Selat Hormuz.
Reaksi Publik dan Belum Ada Klarifikasi Lanjutan
Polemik ini memicu beragam reaksi warganet. Sebagian meminta agar pernyataan publik dilandasi data akurat, sementara yang lain menganggap perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam demokrasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lebih lanjut dari Gus Miftah terkait bantahan yang disampaikan oleh DJ Donny. Debat ini menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkan klaim yang berkaitan dengan kebijakan publik dan geopolitik.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri