Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM

- Selasa, 21 April 2026 | 23:25 WIB
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM

Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli, Ungkap Watermark dan Emboss UGM

Ahli digital forensik, Rismon Sianipar, secara resmi mengakui keaslian ijazah Sarjana (S1) Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Pernyataan ini merupakan perubahan dari klaim sebelumnya yang menyebut dokumen tersebut palsu.

Pengakuan tersebut disampaikan Rismon melalui video di kanal YouTube pribadinya, Balige Academy, pada 11 Maret 2026. Ia memaparkan temuan baru berupa watermark dan emboss yang hanya terlihat melalui analisis digital forensik mendalam.

Metode Analisis Digital Forensik yang Digunakan

Rismon melakukan penelitian menggunakan sampel foto ijazah Jokowi yang diunggah politikus PSI, Dian Sandi Utama, di platform X pada 1 April 2025. Dua metode utama yang diterapkan adalah:


  • Gradient Domain: Teknik pemrosesan citra untuk manipulasi gambar, pengurangan noise, dan peningkatan kontras tanpa menghilangkan ketajaman tepi.

  • Reaction Diffusion: Metode untuk meningkatkan kualitas visual objek beresolusi rendah.

Dengan kombinasi kedua metode ini, Rismon mengklaim berhasil mengungkap elemen keamanan tersembunyi pada ijazah.

Temuan Watermark dan Emboss UGM

Hasil analisis menunjukkan adanya watermark yang membentuk pola bintik dan memunculkan tulisan "Universitas Gadjah Mada". Watermark ini tidak terlihat oleh mata telanjang dan hanya muncul setelah melalui proses digital.

Selain itu, Rismon juga menemukan adanya emboss atau timbulan di dekat kolom tanda tangan rektor UGM. Untuk memastikan keaslian, ia membandingkan ijazah Jokowi dengan empat ijazah lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985 lainnya menggunakan metode translasi, rotasi, dan analisis visual berbasis K-Means Clustering.


Halaman:

Komentar