Pelemahan rupiah ini sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ikut terkoreksi. IHSG tercatat turun 3,38 poin atau 0,05 persen ke level 6.968,56. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatat volume transaksi mencapai 1,64 miliar saham dengan nilai Rp515 miliar dan frekuensi 114.325 kali.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 178 saham menguat, 283 saham melemah, dan 195 saham stagnan. Hingga waktu yang sama, IHSG masih berada di zona merah dengan pelemahan 0,88 poin ke kisaran 6.971.
Pelemahan rupiah ke level Rp17.400 ini menjadi sentimen negatif bagi pasar modal Indonesia. Investor disarankan untuk mencermati perkembangan data ekonomi domestik dan kebijakan moneter global yang mempengaruhi pergerakan rupiah ke depan.
Artikel Terkait
Bambang Nuryatno Rachmadi: Pengusaha di Balik McDonalds Indonesia yang Viral Bukan Bos TV
Rakyat Kaltim Jebol Pagar DPRD: Amarah Mengguncang Gedung Wakil Rakyat
Krisis Kepercayaan dan Ancaman Pemakzulan Prabowo-Gibran: Analisis Lengkap Politik Beras, 5F, dan Tekanan Global
200 Ribu Buruh dan 4.000 Bus Padati Monas Jakarta 1 Mei 2026