Anak Bupati di Riau Positif Ganja, BNN Sebut karena Hirup Asap di Toilet
MULTAQOMEDIA.COM -- Seorang anak pejabat di Riau berinisial AF (21) menjadi sorotan setelah terjaring dalam penggerebekan di tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Hasil tes urine menunjukkan AF positif ganja dan etomidate, namun ia dinyatakan tidak menggunakan barang haram tersebut secara langsung.
Kronologi Penggerebekan dan Temuan Awal
Penggerebekan dilakukan oleh aparat gabungan dari Polisi Militer TNI AD, Pom TNI AU, Propam Polda Riau, dan Polresta Pekanbaru. Sebanyak 13 orang diamankan, terdiri dari delapan pria dan lima wanita yang berasal dari Pekanbaru, Kampar, hingga Pelalawan. Barang bukti yang disita meliputi ganja kering dan cairan etomidate.
Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta, mengonfirmasi bahwa seluruh pelaku positif narkoba berdasarkan tes urine. "Tiga orang positif memakai ganja, selebihnya positif etomidate," ujarnya dalam konferensi pers di Pekanbaru, Selasa, 26 Mei 2026.
Kontroversi: Positif Ganja Tanpa Konsumsi Langsung
Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Wawan, menjelaskan bahwa AF positif ganja karena mencium asap ganja di dalam toilet. "Kok bisa tidak menggunakan ganja tapi tiba-tiba positif. Ternyata dua tersangka lain sedang menghisap ganja di dalam toilet, lalu AF masuk ke toilet tersebut," kata Wawan.
Pernyataan ini memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak pihak mempertanyakan validitas klaim bahwa seseorang bisa positif narkotika hanya karena berada di ruang tertutup yang dipenuhi asap ganja. Wawan mengaku telah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kemungkinan tersebut. "Dan saya tanya ke dokter, apakah bisa positif ganja jika situasinya seperti itu, menghirup asap dari udara? Ternyata bisa," tambahnya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri