BMKG Tarakan mengonfirmasi bahwa peringatan tsunami dikeluarkan setelah gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di Pulau Mindanao, Filipina. Getaran gempa turut dirasakan di sejumlah wilayah Kalimantan Utara, seperti Mangkupadi, Tanah Kuning, Tarakan, dan Nunukan. Meskipun tinggi gelombang diperkirakan hanya sekitar setengah meter, masyarakat tetap diminta waspada dan tidak panik.
Tim gabungan dari BPBD Tarakan, Basarnas, TNI, dan Polri langsung bersiaga di kawasan pesisir untuk membantu masyarakat dan memantau perkembangan situasi. Kepala BPBD Tarakan, Yonsep, menyatakan bahwa status peringatan tsunami di Pantai Amal telah dicabut pada pukul 11.15 Wita setelah kondisi dinyatakan aman.
"Alhamdulillah sudah lewat dampak dari tsunami yang disampaikan oleh BMKG. Kami tetap waspada dengan kondisi gempa ini," ujar Yonsep. Setelah peringatan dicabut, warga diimbau kembali ke rumah masing-masing dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Artikel Terkait
Partai Republik Mulai Berbalik Arah: Gelombang Pembelotan dari Trump Jelang Pemilu Paruh Waktu
VidMate: Solusi Praktis untuk Mengunduh Video Tanpa Iklan dan Menonton Offline
Viral! Dua Pria Positif HIV Pamer Minum ARV, Netizen Geram dan Banjir Kritik
Viral! SPPG Hentikan Operasional MBG karena Dana BGN Belum Cair