Sebagai penanda babak baru dalam hidupnya, Dokter Tifa akan segera meluncurkan buku ketujuh yang berjudul "Kontroversi Vaksin". Peluncuran buku tersebut dijadwalkan pada tanggal 17 Agustus 2026, yang bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
"Ini kembali menjadi momentum bagi saya untuk memerdekakan diri saya sendiri dari persoalan polemik ijazah yang berkepanjangan," tegasnya.
Meskipun menyatakan mundur dari polemik yang menyita perhatian publik tersebut, Dokter Tifa menegaskan bahwa dirinya tetap bersedia untuk memberikan keterangan sebagai ahli maupun saksi fakta apabila diminta oleh pihak yang berwenang dalam persidangan yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Baginya, keputusan untuk mundur ini bukanlah berarti menghentikan perjuangan. Justru sebaliknya, langkah ini diambil untuk mengembalikan fokus dan energinya pada bidang keilmuan yang telah lama ia tekuni dan cintai, yaitu ilmu kesehatan.
"Buku Kontroversi Vaksin ini menjadi sebuah momentum bagi saya untuk hijrah dan kembali kepada domain keilmuan saya, yaitu ilmu kesehatan. Mudah-mudahan semua pihak dapat memahami keputusan saya ini. Perjuangan untuk menegakkan kebenaran, terutama untuk kebaikan dan kepentingan umat manusia, akan terus saya jalankan," ungkapnya dengan penuh harap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak terkait atas pernyataan mengejutkan dari Dokter Tifa tersebut. Seluruh pernyataan ini disampaikan langsung melalui kanal YouTube pribadinya.
Artikel Terkait
IDI Panggil Dokter dan Periksa Etik: Respons Tegas atas Kasus Dokter Hina Pasien BPJS yang Viral
Dokter RSUD Samarinda Diistirahatkan Usai Komentar Viral Bacot Nih Pasien, Ini Kata Manajemen
Remaja 14 Tahun Bakar Mantan Pacar Hingga Tewas di Nabire, Motifnya karena Takut Ancaman Ini
Dokter BPJS Viral: Tamara Jasmine Kecam Pasien Playing Victim hingga Tuai Hujatan Warganet