Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu menyoroti profesionalitas lembaga penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan terkait kasus yang menjerat Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina
Said Didu menduga, tidak dieksekusinya Silfester yang telah divonis penjara sejak 2019, merupakan bukti ketakutan aparat hukum kepada sosok Joko Widodo alias Jokowi
Pasalnya, Silfester diketahui merupakan salah satu dedengkot relawan yang berada di lingkaran kekuasaan saat itu
Dia merupakan salah satu pembela utama Jokowi
"Kasus Silfester sebagai fakta bahwa Aparat Hukum “diatur atau takut” sama Jokowi," ucap Said Didu dikutip dari laman X, Senin (4/8/2025)
Padahal, Said Didu menilai putusan hukum terhadap Silfester sudah incrach dan seharusnya bisa langsung dipenjara saat itu
Dia pun menyindir kejaksaan yang baru akan mengeksekusi Silfester setelah enam tahun berlalu dan publik mempertanyakannya
"Baru rencana dieksekusi oleh kejaksaan lebih 6 tahun kemudian setelah didemo 3. Saat masih status terpidana yang belum dieksekusi diangkat menjadi Komisaris BUMN," ungkapnya.
Sumber: tribunnews
Foto: Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu/Net
Artikel Terkait
3 Kebijakan Pemerintah yang Memberatkan Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, hingga Tol Kena PPN
Vaksin HPV untuk Laki-Laki Dimulai 2026: Sasaran, Manfaat, dan Strategi Cegah Kanker Serviks
Polemik Ijazah Jokowi Menurut Pengacara: Tak Selesai Meski Ditunjukkan ke Publik
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM