Rata-rata korban luka mengalami lebam hingga bocor pada bagian kepala. Serta beberapa ada yang sesak nafas dan mata perih akibat terpapar gas air mata.
Sebagian besar ada yang dirawat di rumah sakit.
"Sisanya dari masyarakat luka lebam, bocor kepala, robek kulit. Korban masyarakat kita data korban rata-rata sesak napas karena gas mata yang kita tembakan, demikian," pungkasnya.
Di media sosial beredar info adanya korban jiwa dalam aksi massa di Kantor Bupati Pati, sehingga berita itu langsung viral.
Massa aksi yang menuntut Bupati Sadewo mundur telah merobohkan gerbang, memecahkan kaca, dan membakar mobil polisi.
Petugas kepolisian merespons dengan tembakan gas air mata, serta mengerahkan water cannon dan kendaraan taktis (rantis) untuk membubarkan massa yang mencoba menerobos masuk ke dalam Kantor Bupati.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?