Presiden Prabowo diminta untuk mengevaluasi kinerja Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih yang bermasalah.
Permintaan itu disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Mulyanto, menyusul ditangkapnya Wamenaker Immanuel Ebenerzer alias Noel dan kontroversi pernyataan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi tentang penyebab kematian bayi Raya di Sukabumi.
“Ini saat yang tepat bagi Presiden Prabowo untuk mengganti Menteri dan Wakil Menteri yang tidak mampu dan tidak amanah dalam menjalankan tugas,” tegas Mulyanto kepada wartawan, Selasa 26 Agustus 2025.
Menurut Mulyanto, Presiden Prabowo harus membentuk zaken kabinet atau kabinet ahli
seperti yang dijanjikan saat kampanye di Pilpres 2024 lalu. Terlebih, tantangan kerja Pemerintahan ke depan sangat berat karena itu perlu tim kerja yang solid dan dapat dipercaya.
“Presiden dapat memilih personal yang dinilai cakap secara pekerjaan dan baik dalam bekerjasama,” kata dia.
Mulyanto juga prihatin dengan pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin hingga Wamenaker Noel oleh KPK.
Mulyanto khawatir rentetan peristiwa tersebut dapat menurunkan kepercayaan publik pada Pemerintahan Presiden Prabowo.
“Karena itu Presiden perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk membangun suasana optimisme di dalam masyarakat menjelang satu tahun Kabinet Merah Putih,” pungkasnya.
Sumber: rmol
Foto: Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Mulyanto (Foto: Dok. Pribadi)
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri