Pernyataan Resmi dan Investigasi TNI AL
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menyatakan bahwa benda asing tersebut kini berada dalam penguasaan TNI AL di Lanal Mataram untuk pemeriksaan mendalam. "Tim ahli akan melakukan identifikasi teknis untuk mengetahui secara pasti asal-usul, fungsi, dan data yang tersimpan di dalamnya," ujarnya.
Laksma Tunggul menegaskan komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. "Kami akan mengambil tindakan atas setiap aktivitas observasi tanpa izin oleh pihak asing di wilayah yurisdiksi Indonesia," tegasnya.
Apresiasi untuk Kewaspadaan Nelayan
TNI AL memberikan apresiasi tinggi kepada para nelayan Lombok atas kewaspadaan dan respons cepat mereka dalam melaporkan temuan ini. Sikap ini dinilai sangat membantu dalam upaya menjaga keamanan dan kedaulatan laut Indonesia.
Langkah Selanjutnya
Untuk mendapatkan kepastian menyeluruh, perangkat asing tersebut rencananya akan diteliti lebih lanjut oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AL serta Laboratorium Pemrosesan Sinyal dan Informasi (Labpamsisjar). Hingga saat ini, belum ada konfirmasi atau klaim dari pihak mana pun sebagai pemilik sah dari drone bawah laut tersebut.
Artikel Terkait
Oknum Ustaz di Karawang Dihajar Warga Usai Ketahuan Selingkuh: Kronologi Lengkap
Ledakan Misterius di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jamaah Cedera: Kronologi & Penyebab
TKI Nur Watirih Tewas Ditusuk di Arab Saudi, Hilang Kontak 2 Tahun
Pesawat Garuda Indonesia Penyok Diduga Tertabrak Objek Asing: Kronologi & Penjelasan Resmi