Diduga Berawal dari Anak Bermain Api
Berdasarkan keterangan saksi dan warga, kebakaran diduga bermula ketika sejumlah anak bermain api di lahan kosong tersebut pada Sabtu (1/8/2026) pagi. Saat api mulai membesar, anak-anak tersebut panik dan meninggalkan lokasi tanpa sempat memadamkan api.
Kondisi angin yang bertiup cukup kencang pada saat kejadian membuat kobaran api dengan cepat meluas ke area lain. "Kemudian ketika api membesar, mereka panik dan lari. Angin pada pukul 07.00 WIB kemarin itu kencang sehingga api membesar dan saya ketika dapat kabar langsung menghubungi damkar," ujarnya.
Irman menegaskan bahwa lahan tersebut bukan merupakan tempat pembuangan sampah resmi milik warga. Setiap RT dan RW di wilayah tersebut telah memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri yang baik. "Jadi kami pastikan ini bukan lahan pembuangan sampah warga," tegasnya.
Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas
Peristiwa kebakaran ini meninggalkan duka mendalam. Seorang petugas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta bernama Andriyono gugur saat menjalankan tugas mulianya memadamkan api. Irman menuturkan bahwa asap tebal yang mengepul selama proses pemadaman membuat petugas bekerja dalam kondisi yang sangat berat.
"Jadi pada saat itu posisi angin mengarah ke barat, sehingga asap ke arah barat dan posisi damkar ada di arah barat hingga akhirnya korban pingsan," ungkap Irman.
Rekan-rekan Andriyono segera mengevakuasi korban keluar dari area kebakaran dan membawanya ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Namun, nyawa Andriyono tidak tertolong. "Tapi saat di rumah sakit meninggal dunia. Kami sudah mendatangi kediaman anggota damkar tersebut untuk menyampaikan rasa duka yang mendalam," kata Irman.
Hingga Minggu siang, petugas masih berupaya memadamkan bara api yang tersisa di bawah tumpukan puing untuk mencegah kebakaran kembali membesar. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama di area yang rawan seperti lahan kosong dengan tumpukan material mudah terbakar.
Artikel Terkait
Nasib Anak Satpam Sumarna Jadi Sorotan: Dibandingkan dengan Anak Terduga Maling di Bali
6 Wajah Diduga Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam di Tabanan, Polisi Didesak Segera Bertindak
KKB OPM Pimpinan Kopitua Heluka Bantai Tiga Warga Sipil di Yahukimo, TNI Pastikan Tindak Tegas
Ledakan Rumah Mewah Grand Polonia Medan: Diduga Akibat Kebocoran Pipa Gas Bawah Tanah