MULTAQOMEDIA.COM - Breaking News, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan melakukan reshuffle di jajaran kabinet Merah Putih hari ini, Senin 8 September 2025.
Informasi yang dihimpin menyebutkan, Prabowo akan mengganti sejumlah menteri,
Di Istana, telah hadir Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Ydhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani.
Lalu, politisi Partai Golkar Mukhtarudin, dan Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan).
Sebelumnya, Kepala Negara pernah menyebut tak akan melakukan reshuffle atau pergantian menteri di Kabinet Merah Putih.
Seluruh menterinya saat ini bekerja dengan baik.
Prabowo menegaskan hal itu di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis 12 Juni 2025.
"Saya tidak ada rencana mau reshuffle. Sementara saya nilai menilai bahwa menteri-menteri saya bekerja dengan baik," kata Prabowo.
Pernyataan itu, kata Prabowo, disampaikan agar publik tidak berspekulasi soal perombakan kabinet.
"Ya, kalau menurut saya begini, untuk supaya tidak ada spekulasi dalam arti saya sekarang sampai saat ini," sebutnya.
Menurutnya, banyak kritik publik kepada para menteri merupakan hal yang biasa. Sebab, Indonesia negara yang menganut demokrasi sehingga publik bebas menyampaikan kritik.
"Terus terang saja bahwa di sana-sini, ada kritik itu baik dan itu biasa. Dalam pemerintahan, dalam demokrasi, kritik biasa, dan kita tidak bisa memuaskan semua orang," ujarnya.
Sebagai pimpinan para menteri, Prabowo mengaku puas dengan kinerja anak buanya meski ada yang membuat kesalahan.
"Tapi saya sebagai pengguna, sebagai users, saya merasa menteri-menteri saya bekerja dengan baik. Kadang-kadang ada salah bicara, itu biasa," ucapnya.
"Tapi mereka kerja keras, niat mereka baik, kita sudah kompak, kita sudah punya tim yang baik," imbuh Prabowo.***
Sumber: konteks
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019