MULTAQOMEDIA.COM -Kekuatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kemungkinan menjadi salah satu bahasan mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat berjumpa Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai Jokowi melakukan negosiasi dengan Presiden Prabowo untuk tetap mempertahankan PSI dalam koalisi pemerintahan, sebagai mitra strategis.
Efriza menduga, PSI yang baru saja menyelesaikan kongres di tahun 2025 ini, menjadi bahan negosiasi karena telah berhasil menarik kader partai lain bergabung, dan menjadi satu kekuatan politik yanh patut dipertimbangkan Prabowo.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia