“Bahkan Dedi Mulyadi dapat lebih fokus menelusuri motif dana diendapkan di bank, terutama yang disimpan dalam bentuk deposito,” kata Jamiluddin.
Atas dasar itu, Jamiluddin mengaku tidak heran jika muncul asumsi bahwa inspeksi mendadak (sidak) Dedi Mulyadi ke pabrik air kemasan merek Aqua di Subang, Jawa Barat adalah pengalihan isu.
“Kiranya Dedi Mulyadi perlu menuntaskan hal itu, agar tuduhan negatif terkait pengendapan anggaran daerah dapat diminimalkan. Hal itu dapat diwujudkan bukan dengan kata-kata, tapi bukti berdasarkan hasil investigasi,” pungkas Jamiluddin
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019