Dari rentetan penjelasan Jokowi, tidak ada satupun disinggung solusi mengatasi utang yang ditimbulkan akibat proyek Whoosh yang ia garap dengan menggandeng China.
Termasuk soal isu dugaan markup yang kini memanas. Bahkan isu dugaan markup yang ditaksir mencapai 3 kali lipat ini tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dugaan markup ini sebelumnya turut disuarakan mantan Menkopolhukam Mahfud MD yang menyebut biaya per kilometer kereta Whoosh di Indonesia mencapai 52 juta Dolar AS, jauh lebih tinggi dari perhitungan di China yang hanya sekitar 17-18 juta Dolar AS.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI